Sekolah Inklusi

Dalam rangka peningkatan mutu pendidikan dan penuntasan pelaksanaan wajib belajar pendidikan dasar sembilan tahun dimana setiap anak mempunyai hak yang sama dalam pendidikan, maka SD Pacitan juga melayani pendidikan bagi anak-anak yang berkebutuhan khusus. Menurut UU No. 20 tahun 2003 tentang SISDIKNAS, bahwa pendidikan khusus merupakan pendidikan bagi peserta didik yang memiliki tingkat kesulitan dalam mengikuti proses pembelajaran karena kelainan fisik, emosional, mental sosial dan/atau memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa. Teknis layanan pendidikan jenis pendidikan khusus untuk peserta didik yang berkelainan atau peserta didik yang memiliki kecerdasan luar biasa dapat diselenggarakan secara inklusi atau berupa satuan pendidikan khusus pada tingkat pendidikan dasar dan menengah.

Penerimaan siswa berkebutuhan khusus di SD Alam Pacitan mempunyai maksud untuk memberikan layanan pendidikan yang sama tanpa diskriminatif kepada mereka dan membantu untuk mengembangkan potensinya secara optimal. Layanan pendidikan yang diberikan berupa layanan pendidikan terpadu/terintegrasi dimana anak berkebutuhan khusus diberi kesempatan untuk belajar bersama-sama dengan anak yang normal lainnya. Sistem ini membawa anak berkebutuhan khusus kepada suasana keterpaduan dengan anak normal. Keterpaduan tersebut dapat bersifat menyeluruh, sebagian, atau keterpaduan dalam rangka sosialisasi.

SD Alam Pacitan juga telah berusaha untuk mewadahi setiap kondisi spesifik yang dialami anak untuk tetap bisa belajar dengan nyaman. SD Alam Pacitan memiliki prinsip mewadahi dan melayani setiap anak dengan cara memberikan hak belajar sepenuhnya tanpa membeda-bedakan suku, agama, dan ras (SARA), sehingga dalam program inklusi ini selain menerima siswa berkebutuhan khusus (ABK), SD Alam Pacitan juga menerima siswa beragama selain Islam, menerima siswa berbeda suku dan ras, serta peduli dengan siswa kurang mampu dengan memberikan beasiswa khusus berupa pengurangan biaya pendidikan atau membebaskan sepenuhnya kewajiban membayar biaya sekolah.

Hal ini juga diperkuat dengan Surat Keputusan Kepala Sekolah Dasar Alam Pacitan Nomor 423.7/012/408.37.4.14.38/2015 tentang Penerimaan Siswa Inklusi. Pelayanan pendidikan siswa inklusi SD Alam Pacitan untuk siswa beragama non muslim, berbeda suku dan ras serta siswa kurang mampu memiliki standar yang sama dengan siswa reguler sesuai ketentuan kurikulum dan program-program yang berlaku di SD Alam Pacitan. Bagi siswa beragama non muslim seminggu sekali diberikan pelajaran agama khusus oleh guru spesialis. Khusus untuk program inklusi pada aspek siswa berkebutuhan khusus anak-anak akan didampingi secara intensif oleh shadow teacher. Shadow teacher berfungsi sebagai konsultan bagi guru kelas, kepala sekolah ataupun anak berkebutuhan khusus itu sendiri. Shadow teacher juga berfungsi sebagai pembimbing anak di kelas atau guru kelas pada kelas khusus anak yang berkebutuhan khusus. Waktu belajar anak berkebutuhan khusus lebih pendek dari siswa reguler dan akan selalu dievaluasi untuk melihat kemampuan dan daya tahan anak selama belajar di sekolah. Jika anak menunjukkan kemampuan dan daya tahan yang baik maka jam pelajaran akan disetarakan dengan siswa reguler.