Activity

Tentang kami: “Beberapa hal yang telah kami lakukan”

SD Alam Pacitan berdiri pada tanggal 20 mei 2008 dengan NSS : 102051204043 dan Akreditasi A. Terletak di Kelurahan Sidoharjo di Kecamatan Pacitan berdekatan dengan Kantor PDAM dan Kantor Perkebunan dan Kehutanan. Sebelah Timur adalah kawasan Kodim 0801 dengan area sawah yang bisa dimanfaatkan dalam kegiatan pembelajaran anak-anak untuk menambah wawasan lingkungan. Sebelah utara adalah pemukiman penduduk yang bisa kami gunakan untuk menambah wawasan pengetahuan saling berbagi dalam kontek penguatan pendidikan karakter.

SD Alam Pacitan dengan luas bangunan adalah 1.080 M2 .dengan jumlah jumlah siswa 139 Jumlah guru dan karyawan 20. Konsep sekolah dimana Alam sebagai media dan bahan ajar dalam proses pembelajarannya. Sekolah Alam Pacitan adalah sekolah dengan konsep berbasis alam semesta, mendidik anak didik tumbuh menjadi manusia berkarakter, mampu memanfaatkan alam, mencintai dan memelihara alam lingkungan.

Roh Sekolah Alam Pacitan adalah mengajarkan empat hal utama yaitu akhlak yang bersifat universal / akhlakul karimah, logika ilmu, kepemimpinan dan kewirausahaan / enterpreneurship. Sedangkan dalam proses pembelajaran alam berguna sebagai alam sebagai ruang belajar, alam sebagai media dan bahan ajar, alam sebagai objek pembelajaran.Dengan penguatan alam serta penguatan budaya lokalnya sekolah Alam Pacitan terlihat lebih asri dan indah, dimana pintu gerbang terlihat gapura bambu dan atapnya daun kelapa tak hanya itu beberapa unsur lokal diletakkan sebagi bagian hiasan keindahan sekolah. Ada kentongan dan penumpukkan kulit kelapa(sepet) adanya prau khas pacitan, adanya brujul, luku serta aneka bahan alam menghiasi sudut dan ruang sekolah.

Pola dan prilaku pembiasaaan anak-anak dan guru karyawan sudah dipraktekkan sejak awal kebun sekolah, lab pertanian anak di tempatkan di kebun tengah dan samping. Terlihat setiap pagi anak-anak sudah disibukkan dengan penelitian tanaman sebagai bagian proses kegiatan dengan alam semesta. Dengan konsep inilah bekal ini kami jadikan modal menuju sekolah Adiwiyata di Kabupaten Pacitan dan alhamdulillah bisa mewujudkannya. Peran dari yayasan Alam Permadhani , komite sekolah , wali murid serta seluruh warga sekolah menjadi bagian penting dalam membangun, mengubah pola dan prilaku yang berwawasan lingkungan hidup.

Adapun Lingkungan sebagai bagian terpenting dari jantung pembelajaran, kami kaji sebagai berikut: 1) Sampah. SD Alam Pacitan melakukan program menambung sampah setiap minggu untuk seluruh siswa-siswinya, dimana sampah-sampah berupa kertas, kardus, botol-botol mineral, botol kaca, baju bekas (layak pakai) disimpan di setiap kelas dan semua sampah tersebut sebagia untuk media pembelajaran, media menghiasi ruang belajar sisanya ditaruh dibank sampah sekolah.Bank sampah sekolah dikeloloa oleh tim Adiwiyata dak dijual ke pemulung yang sudah bekerjasama dengan pihak Sekolah, disinilah anak-anak bisa belajar entrepreunership/ wirausaha bernogosiasi, jual beli dan hasilnya bisa digunakan untuk kegiatan kelas dan sekolah Alam.Banyaknya sampah yang ditabung anak-anak dijadilah aneka baju sampah yang dilakukan oleh Tim adiwiyata sekolah dan sering dipamerkan di masyarakat sejak tahun 2010 dari mulai kegiatan hari bumi,hari lingkungan hidup serta fashion show.Yang paling menarik dari show baju sampah tersebut sekarang menjadi barometer kegiatan di seluruh Kabapten Pacitan disetiap event.Tak hanya nabung sampah program menabung pupuk kotoran kambing juga diterapkan bagi setiap siswa dan guru serta karyawan.Pupuk tersebut dimanfaatkan perkelas untuk semua jenis tanaman sayur yang mereka tanam dan teliti setiap hari. Banyaknya sampah daun dihalaman sekolah oleh Tim Adiwiyata juga dimanfaatkan pembuatan pupuk organik dan pupuk tersebut kami lebeli “Pupuk Makmur organik”dah sudah kita jual ke warga sekolah dan masyarakat. 2) Energi. SD Alam Pacitan menerapkan kebijakan dalam menghemat listrik dan air dan pemanfaatan yang berbasis pada lingkungan dengan langkah terintegrasi dengan pembelajaran, dimana selalu mengkampayekan penghematan energi listrik penghematan penggunakan. Bak-bak penampung yang ada disetiap kran halaman sekolah alam digunakan unuk menampung air lalu digunakan setia hari oleh anak-anak dan guru untuk menyirami tanaman hias. Disetiap ruangan didalam dan luar banyaj terpapang himbauan tentang penghematan energi listrik dan air. 3) Keanekaragaman hayati. Nuansa alam yang menghiasi sekolah dengan wujudkan sekolah, rumahku, keluargaku polesan desain sederhana dengan pernak-pernik hiasan lesung, garuk, kentongan serta prahu pancung khas Pacitan menambah keindahan serta khas lokalnya. Halaman depan hiasan bunga hiasan gantung dan halaman tengah penuh tanaman hias dengan balutan taman yang indah menguatkan akan keanekaragaman hayati. Dengan pemanfaatan area tengah dan samping sekolah, SD alam Pacitan berupaya merawat, melestarikan, membudayakan semua jenis tanaman. Ada tanaman keras seperti sengon,akasia,aneka tanaman toga pun melengkapi keindahan dan khas lingkungan , aneka tanaman hias serta tanaman sayuran yang sering dilakukan pengamatan pada anak didik.Untuk satwa sekolah Alam Pacitan juga memelihara jenis burung seperti kenari, labet, glatik, jalak, deron,puter , ayam ketawa,ayam kate, ayam mutiara serta ikan gurameh. 4) Air. Adanya penampungan air disetiap area kran cuci tangan dan wudhu yang digunakan untuk menyirami tanaman dan pembiasaan anak-anak SD Alam Pacitan setiap hari selalu menyirami tanaman. Beberapa slogan dan himbauan juga menjadi prioritas kepada anak-anak untuk sellau berhemat air. 5) Makanan dan Kantin. Program SD Alam Pacitan dengan Kantin kejujuran yang dilakukan ternyata sangat membantu memberikan perubahan sikap dan perilaku pada diri anak-anak dan warga sekolah. Menjauhkan dari bungkusan plastik dan gelas plastik berdampak besar.Dengan prinsip 5 P kantin kejujuran sekolah menjadi kantin yang benar-benar sehat. Keterlibatan komite dan peran wali murid dalam mensosialisasikan program kantin menjadi hal utma menjadikan kantin menjadi sehat. Antri dalam proses pembelian menjadi hal utama dalam proses jual belinya. Adanya petugas kebersihan da penjaga kantin serta terjadwalnya anak-anak perkelas untuk jualan di Kantin kejujuran.

“Dialah yang meniupkan angin (sebagai) pembawa kabar gembira sebelum kedatangan rahmatNya (hujan), dan Kami turunkan air dari langit yang amar bersih, agar Kami menghidupkan dengan air itu negeri (tanah) yang mati, dan agar Kami memberi minum dengan air itu sebagian besar dari makluk Kami, binatang-binatang ternak dan manusia yang banyak. Dan sesungguhnya Kami telah mempergilirkan hujan itu di antara manusia supaya mereka mengambil pelajaran (daripadanya); maka kebanyakan manusia itu tidak mau kecuali mengingkari (nikmat)”

(QS. Al-Furqaan : 48-50).

Kandungan air hujan: Sebenarnya kandungan air hujan sangat berpengaruh pada kondisi atmosfer dan arah angin dimana hujan itu turun. Air hujan akan bereaksi dengan kondisi atmosfer yang dilaluinya sehingga sangat berpotensi mengandung zat-zat seperti karbon (fly ash / dalam bentuk abu ringan), asam nitrat, asam sulfat dan zat lainnya yang berasal dari industri atau gunung berapi. Kandungan utama dari air hujan yaitu terdapat 99,9 % H2O sisanya dari kondisi atmosfer yang dilalui. Jadi kandungan air hujan berbeda-beda di satu tempat dengan tempat yang lain. Misalnya kandungan air hujan yang turun di permukaan laut akan berbeda dengan hujan yang turun didaratan, kandungan air hujan yang turun ditempat padat penduduk dan industri akan berbeda dengan kandungan air hujan yang turun di tempat-tempat yang jarang penduduk dan industrinya.

Kontak Kami:

Nama Sekolah           : SD Alam Pacitan

Alamat                        : Jl. Brawijaya belakang Kodim 0801 Kel.Sidoharjo

Kecamatan                 : Pacitan

Kabupaten                  : Pacitan

Telp                              : (0357) 882492

Nama KS                     : Bangun Naruttama,S.Pd.AUD

E.mail                          : schoolofexploring@yahoo.com

Website                       : sekolahalampacitan.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *